Ilmu lebih utama dari harta karena ilmu itu menjaga kamu, kalau harta kamulah yang menjaganya

SELEDRI

-->
SELEDRI

            Seledri (Apium graveolens L.) memiliki manfaat herbal yang luar biasa. Seledri merupakan sayuran yang oleh banyak masyarakat Tiongkok tradisional sejak lama digunakan untuk menurunkan tekanan darah. Hal tersebut dapat terjadi karena adanya kandungan Apigenin yang dapat mencegah penyempitan pembuluh darah. Efek tersebut akan menjadi lebih besar berkat adanya komponen Pthalide yang dapat merilekskan pembuluh darah.
            Di sisi lain, seledri juga mengandung Fitosterol, yang sangat berkhasiat unutk menurunkan kadar kolesterol darah. Di samping berfungsi untuk mencegah kanker dan membentuk permeabilitas kulit yang baik, seledri juga bermanfaat untuk memelihara kebersihan mulut dan kesehatan gigi terutama bagi orang lanjut usia.
            Seledri mentah dapat merangsang produksi air liur sehingga dapat membantu melumpuhkan aktivitas kuman yang dapat menyebabkan gigi keropos. Seledri, karena kandungan seratnya, juga dapat membersihkan sisa makanan yang terdapat di sela gigi. Lebih dari itu, seledri juga dapat menyegarkan aroma mulut.
            Perlu diketahui bahwa seledri mempunyai komponen gizi yang cukup baik, jumlah vitamin K dan vitamin C termasuk dalam kategori sangat baik. Kandungan kalium, folat, serat, vitamin B6, mangan-nya berkategori baik. Selain itu, seledri juga cukup mengandung sumber kalsium, vitamin B1, magnesium, vitamin A, triptofan, zat besi, dan vitamin B12.
            Seledri sudah dibudidayakan sejak abad ke-15 di Eropa Selatan. Sejak itu seledri sudah dikenal sebagai obat atau jamu, selain juga untuk penyedap makanan. Bagian yang dimanfaatkan adalah daun dan batangnya yang berpenampang segi emat dan berongga.
            Ada dua jenis seledri, yaitu seledri kuning dan seledri hijau. Di Indonesia lebih banyak dijumpai seledri hijau. Seledri hijau ada dua macam, yaitu seledri golden crisp yang berukuran kecil yang lebih dikenal sebagai seledri local, dan giant pascal yang berukuran lebih besar yang banyak dijumpai di pasar swalayan besar.
            Untuk mendapatkan khasiat yang optimal, perlu dipilih seledri yang warnanya terlihat masih hijau dan berjenis besar serta masih segar. Untuk menyimpannya usahakan bungkus dengan plastik lebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam lemari es.
            Untuk mengkonsumsi seledri, ada berbagai cara. Kalau dijus, cukup dengan 2-5 tangkai dan sebaiknya dikombinasi dengan buah untuk mengurangi rasa langu, serta diminum 2 kali sehari. Dalam keadaan mentah, seledri dapat dikonsumsi sebagai lalapan.

0 Response to " SELEDRI "

Posting Komentar