Ilmu lebih utama dari harta karena ilmu itu menjaga kamu, kalau harta kamulah yang menjaganya

Panjang Umur dengan Manggis

Panjang Umur dengan Manggis


    Secara tradisional dan turun temurun, masyarakat Indonesia mengkonsumsi buah manggis untuk pengobatan. Kini, melalui serangkaian penelitian, para peneliti menemukan sejenis bahan aktif dalam buah manggis yang disebut xanthone. Xanthone bersifat antioksidan yaitu menghambat proses oksidasi atau proses penuaan sel tubuh. Xanthone akan melindungi sel dan mengurangi kerusakan pada sel akibat radikal bebas. Selain bermanfaat sebagai anti-oksidan, buah manggis juga berkhasiat sebagai antibakteri, antikanker, dan antiradang.
    Selain itu, manggis bias digunakan untuk menyembuhkan lepra (penyakit menular kronis karena Mycobacterium) dan tuberculosis (TBC). Manfaat penting lainnya adalah member efek positif bagi daya rangsang syaraf otak dan memperlancar aliran darah pada pembuluh otak. Manggis juga dipercaya bias menanggulangi luka bakar, sirosis hati, scleroderma, gangguan pembuluh vena, lupus, dan meningkatkan fungsi mental.
    Saat ini manggis juga sering dimanfaatkan sebagai tonik (penguat) daya tahan jantung dan syaraf. Manggis juga mampu mencegah berbagai macam kanker. Dr Ir Raffi Paramawati MSi, peneliti manggis dari Balai Besar Pengembangan Pertanian, mengatakn manggis mampu mempertahankan daya ingat dan meningkatkan kekebalan tubuh. “kandungan senyawa xanthone dan beberapa mineralnya terbukti berguna bagi daya tahan tubuh dan daya ingat,” ungkapnya.
    Disebutkan, di alam terdapat lebih dari 200 jenis xanthone. Sebanyak 40 jenis di antaranya terdapat dalam buah manggis.
    Sementara itu, Dr Berna Elya, periset dari Jurusan Farmasi Universitas Indonesia, mengungkapkan manggis dapat dijadikan antioksidan. Sedangkan dr Paulus Wahyudi Halim, dokter yang juga herbalis, mengatakan manggis dapat dijadikan antioksidan yang menangkap radikal bebas dan mencegah kerusakan sel sehingga proses degenerasi sel terhambat.
    Bagian lain yang bermanfaat sebagai obat dari buah manggis adalah kulit buahnya. Kulit manggis menghasilkan warna merah keunguan, dan amat sulit dibersihkan. Karena mengandung tanin, resin, dan crystallizable mangostine (C20H22O5), yang mudah larut dalam alcohol atau eter dan tidak larut dalam air. Kulit manggis amat berkhasiat untuk membuang asam urat di dalam tubuh yang berguna bagi penderita reumatik.
    Chomnawang, peneliti di Fakultas Farmasi Universitas Mahidol, Thailand, menguji xanthone dalam riset praklinis dengan SKBR3. Hasilnya? Ekstrak kulit manggis bersifat antiproliferasi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Selain itu ekstrak itu juga bersifat apoptosis atau mendukung penghancuran sel kanker.
    Karena itulah tak mengherankan jika banyak masyarakat memanfaatkan jus kulit buah manggis untuk pengobatan. Subhanallah, tiada yang sia-sia apa yang telah Allah SWT ciptakan untuk manusia.

0 Response to " Panjang Umur dengan Manggis "

Posting Komentar